CoreL DRaw 12

•September 18, 2008 • Leave a Comment

Membuat Butiran Air

Langsung saja :

Pada awalnya kita membutuhkan sebuah rectangle yang nantinya digunakan sebagai alas.
Tekan F6 di keyboard untuk langsung membuatnya. Di sini saya membuatnya dengan ukuran 368 x 234 pixel.

Kemudian gunakan elispe tool dengan menekan F7 di keyboard untuk membuat
sebuah elips dengan ukuran 43 x 51 px.

1. Melakukan duplikasi elips tersebut dengan mengopynya ctrl+c lalu mem-pastenya ctrl+v di tempat yang sama.

2. Setelah itu, di luar persegi, buatlah sebuah rectangle ( ukuran bebas ). Kemudian, rectangle yang telah dibuat tadi di taruh di atas elips hasil kopian yang tadi.
3. Dalam keadaan keduanya terpilih. Lakukan trim ( back minus front ).Sehingga hasilnya seperti ini, setelah fillnya di beri warna putih.


4. Dengan transparency tool, lakukan transparasi gradien, menjadi seperti ini. kemudian lakukan langkah no 1 sebanyak 2 kali. hal ini di gunakan untuk memberi sisi gelap dari butiran air.
5. Perbesarlah salah satu elips yang tadi … kemudian lakukan trim, seperti di langkah ke 3.

6. Kemudian dengan transparency tool, lakukan transparansi gradien seperti ini …
7. Setelah itu, hilangkan outline-nya dengan memilih objek yang akan dihilangkan outline, kemudian klik ikon seperti gambar di bawah ini :

8. Kemudian, buatlah elipse dengan ukuran 6 x 6 pixel. Beri fill colornya warna putih. Setelah itu berilah shadow effect, dengan memilih interactive drop shadow tool, shadow ini akan di gunakan sebagai pantulan cahaya putih nantinya.

9. Beri drop shadow colornya berwarna putih, kemudian drop shadow opacitynya 86 persen.

10. Kemudian buatlah kembali elips dengan ukuran 43 x 51 pixel. Beri fillcolornya berwarna putih.
11. Setelah itu, buat kembali elips dengan ukuran 50 x 51 pixel. Elips ke dua ini di taruh di bawah elips sebelumnya.

12. Lakukan trim ( back minus front ) pada kedua elips tersebut sehingga menjadi seperti ini. Kemudian berilah transparasi sebesar 68 persen.

Hasil akhirnya akan seperti ini.

sumber
:ilmuwebsite.com

Advertisements

Corel Draw 12

•September 17, 2008 • Leave a Comment

Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush


Silahkan anda mengawalinya dengan membuat new file, kemudian buatlah sebuah lingkaran(F7),untukmembuat suatu lingkaran anda cukup me-klik ctrl kemudian drag.
Untuk contoh, disini saya memakai diameter 831 pixel

setelah itu klik kanan object tersebut, pilih convert to curve, ini perlu dilakukan untuk mempermudah smudge brush nanti.

kemudian silahkan anda atur object lingkaran tersebut sedemikian rupa , sehingga terlihat seperti sebuah bercak yang jatuh dari atas saya membuatnya seperti ini :
kemudian pilih smudge brush dan isi enter a fixed value for tilt setting dengan nilai 90


setelah itu anda bisa merubah bentuk object tersebut sedemikian rupa dengan shape tool


dan inilah hasil akhirnya.


sumber
:ilmuwebsite.com

Real Time System(RTS)

•September 17, 2008 • 1 Comment

Real time system disebut juga dengan Sistem waktu nyata. Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Sebuah Real time system adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time.

Berdasarkan batasan waktu yang dimilikinya, Real time system ini dibagi atas:
1. Hard Real time
2. Soft Real time
3. Firm Real time

Komponen dari Real time system ini adalah:
1. Perangkat keras,
2. Sistem Operasi Real time,
3. Bahasa Pemrograman Real time,
4. Sistem Komunikasi.

Berdasarkan response time dan dampaknya, maka komputasi real-time
dapat dibedakan menjadi :

1. Sistem Hard Real-Time ( HRTS )
Sistem hard real-time dibutuhkan untuk menyelesaikan critical task dengan jaminan waktu tertentu. Jika kebutuhan waktu tidak terpenuhi, maka aplikasi akan gagal. Dalam definisi lain disebutkan bahwa kontrol sistem hard real-time dapat mentoleransi keterlambatan tidak lebih dari 100 mikro detik.Secara umum, sebuah proses di kirim dengan sebuah pernyataan jumlah waktu dimana dibutuhkan untuk menyelesaikan atau menjalankan I/O. Kemudian penjadwal dapat menjamin proses untuk selesai atau menolak permintaan
karena tidak mungkin dilakukan. Mekanisme ini dikenal dengan resource reservation. Oleh karena itu setiap operasi harus dijamin dengan waktu maksimum. Pemberian jaminan seperti ini tidak dapat dilakukan dalam sistem dengan secondary storage atau virtual memory, karena sistem seperti ini tidak dapat meramalkan waktu yang dibutuhkan untuk mengeksekusi suatu proses.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah pada sistem pengontrol pesawat terbang. Dalam hal ini, keterlambatan sama sekali tidak boleh terjadi,karena dapat berakibat tidak terkontrolnya pesawat terbang. Nyawa penumpang yang ada dalam pesawat tergantung dari sistem ini, karena jika sistem pengontrol tidak dapat merespon tepat waktu, maka dapat menyebabkan kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

2. Sistem Soft Real-Time ( SRTS )
Komputasi soft real-time memiliki sedikit kelonggaran. Dalam sistem ini,proses yang kritis menerima prioritas lebih daripada yang lain. Walaupun menambah fungsi soft real-time ke sistem time sharing mungkin akan mengakibatkan ketidakadilan pembagian sumber daya dan mengakibatkan delay yang lebih lama, atau mungkin menyebabkan starvation, hasilnya adalah tujuan secara umum sistem yang dapat mendukung multimedia, grafik berkecepatan tinggi, dan variasi tugas yang tidak dapat diterima di lingkungan yang tidak mendukung komputasi soft real-time.


Contoh
penerapan sistem ini dalam kehidupan sehari-hari adalah pada alat penjual/pelayan otomatis. Jika mesin yang menggunakan sistem ini telah lama digunakan, maka mesin tersebut dapat mengalami penurunan kualitas,misalnya waktu pelayanannya menjadi lebih lambat dibandingkan ketika masih baru. Keterlambatan pada sistem ini tidak menyebabkan kecelakaan atau akibat fatal lainnya, melainkan hanya menyebabkan kerugian keuangan saja. Jika pelayanan mesin menjadi lambat, maka para pengguna dapat saja merasa tidak puas dan akhirnya dapat menurunkan pendapatan pemilik mesin.Setelah batas waktu yang diberikan telah habis, pada sistem hard realtime,aplikasi yang dijalankan langsung dihentikan. Akan tetapi, pada sistem softreal-time, aplikasi yang telah habis masa waktu pengerjaan tugasnya,dihentikan secara bertahap atau dengan kata lain masih diberikan toleransiwaktu.Mengimplementasikan fungsi soft real-time membutuhkan design yang hati-hati dan aspek yang berkaitan dengan sistem operasi. Pertama,sistem harus punya prioritas penjadualan, dan proses real-time harus memiliki prioritas tertinggi, tidak melampaui waktu, walaupun prioritas non real-time dapat terjadi.Kedua, dispatch latency harus lebih kecil. Semakin kecil latency, semakin cepat real-time proses mengeksekusi.Untuk menjaga dispatch tetap rendah, kita butuh agar system call untuk preemptible. Ada beberapa cara untuk mencapai tujuan ini. Pertama adalah
dengan memasukkan preemption points di durasi system call yang lama, yang memeriksa apakah prioritas utama butuh untuk dieksekusi. Jika sudah, maka contex switch mengambil alih, ketika high priority proses selesai, proses yang diinterupsi meneruskan dengan system call. Points premption dapat diganti hanya di lokasi yang aman di kernel dimana kernel struktur tidak dapat dimodifikasi.
Metoda yang lain adalah dengan membuat semua kernel preemptible.Karena operasi yang benar dapat dijamin, semua struktur data kernel harus diproteksi dengan mekanisme sinkronisasi. Dengan metode ini, kernel dapat selalu di preemptible, karena setiap data kernel yang sedang di update diproteksi dengan pemberian prioritas yang tinggi. Jika ada proses dengan prioritas tinggi ingin membaca atau memodifikasi data kernel yang sedang dijalankan, prioritas yang tinggi harus menunggu sampai proses dengan prioritas rendah tersebut selesai. Situasi seperti ini dikenal dengan priority inversion. Kenyataanya, serangkaian proses dapat saja mengakses sumber daya yang sedang dibutuhkan oleh proses yang lebih tinggi prioritasnya. Masalah ini dapat diatasi dengan priority-inheritance protocol, yaitu semua proses yang sedang mengakses sumber daya mendapat prioritas tinggi sampai selesai menggunakan sumber daya. Setelah selesai, prioritas proses inidikembalikan menjadi seperti semula.

3. Semi Hard Real-Time System (HRTS) atau Semi Soft Real-Time ( SRTS )
Metoda ini merupakan gabungan antara Semi Hard Real-Time System
(HRTS) atau Semi Soft Real-Time ( SRTS ). Dengan demikian waktu
deadlinenya lebih pendek jika dibandingkan dengan soft real-time ( SRTS ).

4. Interaktif Deadline ( Waktu Deadlinenya Bisa Ditawar )
Pada interaktif real-time, maka waktu deadlinennya bisa ditawar, artinya tidak secara mutlak pada titik tertentu, tetapi tergantung dari kesepakatan yang ditentukan dan fleksibel.

5. Probabilistic / Statistik

Metode ini biasanya menggunakan teori probabilitas / teori kemungkinan dengan metoda statistik.

6. Intelligence RTS
Metode ini biasanya menggunakan Expert Systems / Kecerdasan buatan / Artifial Inteligence atau Kendali Cerdas.

II. MissConception Tentang Real-Time System
Sistem real-time merupakan suatu sistem yang mampu memproses tugas-tugas dan hasilnya tepat waktu.
Real-time ≈ Embedded System Real-Time tidak harus berwujud Embedded System Sebagian embedded System besar sekali berhubungan dengan Embedded System. Pada Gambar 5 dibawah ini lebih dekat dengan Embedded system bukan real-time, karena belum terlihat adanya sistem pembatasan waktu (deadline) yang jelas . Padahal sistem real-time sangat memperhatikan dimana waktu adalah merupakan hal yang dianggap penting dan vital.
Sistem yang cepat waktu bukan merupakan tujuan dari real-time, tetapi
merupakan suatu persyaratan agar sistem tersebut bisa mengerjakan tugas-tugas
dengan cepat.
Suatu hasil dikatakan tepat waktu :
Yang meminta hasil memberitahu, hasilnya harus diserahkan sesuai dengan waktu yang telah disepakati / ditentukan. Misalnya seorang dosen memberikian ulangan kepada sejumlah mahasiswa dan memberikan waktu pengerjaan selama 1 jam. Apabila waktu pengerjaan telah mencapai 1 jam, maka seluruh pekerjaan yang diberikan tadi harus segera dukumpulkan. Bisa memberikan jawaban setiap saat diminta. Harus bisa memberikan jawaban yang terbaik dan akurat. Kita yang memerintahkan dan kapan harus diberikan oleh sistem serta bisa menjawab pada setiap saat.

Perkembangan Internet di Indonesia

•September 17, 2008 • Leave a Comment

Internet dideskripsikan sebagai sebuah jaringan yang menggabungkan komputer beberapa komputer berjaringan dan menyediakan infrastruktur untuk penggunaan e-mail, bulletin, penerimaan file,dokumen hypertext, basis data dan sumber-sumber komputer lainnya.

Menurut William F. Slater III, internet didefinisikan sebagai ‘The vast collection of computer networks which form and act as a single huge network for transport of data and messages across distances which can be anywhere from the same office to anywhere in the world’. Melalui jalur elektronik inilah kita dapat bertukar informasi dengan semua tempat yang ada di dunia.

Perkembangan internet dimulai pada tahun 1968 dengan adanya proyek pemerintah Amerika Serikat, the Advanced Research Project Agency Network (ARPANET) yang diciptakan oleh DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) dan BBN (Bolt, Beranek & Newman). Eksperimen yang berhubungan dengan
desenstralisasi jaringan komputer yang ada dalam proyek ARPANET inilah yang secara langsung berpengaruh pada struktur internet. Internet yang dapat menyajikan informasi tanpa batas ini telah berkembang di Amerika
Serikat sejak tahun 1970.

Di Indonesia sendiri, internet merupakan media komunikasi yang mulai populerdi akhir tahun 1990. Perkembangan jaringan internet di Indonesia dimulai pada pertengahan era 1990, namun sejarah perkembangannya dapat diikuti sejak era 1980-an. Pada awal perkembangannya, kehadiran jaringan internet diprakarsai oleh kelompok akademis/mahasiswa dan ilmuwan yang memiliki hobi dalam kegiatan-kegiatan seputar teknologi komputer dan radio. Para akademis dan ilmuwan tersebut memulai berbagai percobaan di universitas dan lembaga pemerintah dengan melakukan penelitian yang berhubungan dengan teknologi telekomunikasi, khususnya komputer beserta jaringannya. Karenanya, internet hadir sebagai bagian dari proses pendidikan di universitas dan berfungsi memudahkan pertukaran data dan informasi, yang hadir
hingga antar negara.

Pada tahun 1988, pengguna awal Internet di Indonesia memanfaatkan CIX (Inggris) untuk mengakses internet. CIX menawarkan jasa e-mail dan newsgroup hingga menawarkan jasa akses HTTP. Saat itu, pengguna Internet memakai modem 1200 bps dan saluran telepon internasional yang sangat mahal untuk mengakses Internet.Di tahun 1989, Compuserve (AS) hadir dan menawarkan jasa yang sama. Beberapa pengguna Compuserve memakai modem yang dihubungkan dengan Gateway Infonet yang terletak di Jakarta. Saat itu, biaya akses internet dengan Compuserve terbilang mahal, walaupun jauh lebih murah dari CIX.

Kehadiran jaringan internet di Indonesia sendiri diawali perkembangan kegiatan amatir radio dengan berdirinya Amatir Radio Club (ARC) ITB pada tahun 1986. Menggunakan pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 dan komputer Apple II, belasan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) seperti Harya Sudirapratama, J. Tjandra Pramudito, Suryono Adisoemarta dan Onno W. Purbo dibantu oleh Robby Soebiakto,
pakar diantara para amatir radio, berhasil mengkaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) -merupakan jaringan e-mail store and forward- yang berhubungan dengan server BBS amatir radio lainnya di seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Robby Soebiakto meyakini bahwa masa depan teknologi jaringan komputer akan berbasis pada protokol TCP/IP. Karenanya, Ia membuat teknologi radio paket TCP/IP yang diadopsi oleh para rekannya di BPPT, LAPAN, UI, & ITB dan yang menjadi cikal bakal berdirinya jaringan internet yang bernama PaguyubanNet.

Selain Robby Soebiakto, hadir pula Rahmat M. Samik-Ibrahim yang membangun
jaringan Internet di Universitas Indonesia (UI). Muhammad Ihsan yang membangun
jaringan komputer menggunakan teknologi radio paket band 70cm & 2m yang dikenal
sebagai JASIPAKTA. Selain itu, ada juga Suryono Adisoemarta, Putu, Firman Siregar,
Adi Indrayanto hingga Onno W. Purbo yang juga memiliki peran penting pada awal
pembangunan Internet di Indonesia sejak tahun 1992 hingga 1994.

sumber: wiena.org

Standar Kompetensi Unas

•September 16, 2008 • Comments Off on Standar Kompetensi Unas

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN(SKL)
URAIAN

1. Memahami isi berbagai bentuk
wacana nonsastra seperti berbagai
teks bacaan dari media cetak,
laporan, petunjuk kerja, aturan,
otobiografi, biografi, grafik, matrik,
bagan, diagram, denah, dan jadwal
serta menanggapi isinya secara
kritis.
• Memahami dan menanggapi berbagai
ragam informasi tulis (berbagai teks
bacaan dari media cetak, laporan,
petunjuk kerja, aturan, otobiografi,
biografi, grafik, matrik, bagan,
diagram, denah, dan jadwal)
mencakup:
– isi tersurat atau tersirat teks yang
dibaca
– penyimpulan isi
– ringkasan atau intisari
– tanggapan / kritik isi teks
– penentuan gagasan pokok dan
gagasan penjelas
– Makna kata atau istilah dalam teks
– Kalimat tanya
2. Menulis proposal dan berbagai jenis
karangan, surat, dan membuat
berbagai laporan.
• Menulis proposal dan berbagai jenis
karangan seperti: narasi, deskripsi,
eksposisi, argumentasi, dan persuasi
dengan menggunakan pilihan kata
yang bervariasi, ungkapan, kalimat
efektif, dan ejaan yang
disempurnakan (EYD), mencakup:
– penyusunan kerangka karangan
– penyusunan kalimat menjadi
paragraf
– penggunaan kata penghubung
antarkalimat dan antarparagraf
– Pendeskripsian benda/peristiwa
– Melengkapi paragraf
• Menulis berbagai jenis surat, seperti
surat pribadi (surat berita keluarga,
ucapan terima kasih, belasungkawa,
ucapan selamat, perkenalan,
undangan, permintaan maaf, lamaran
kerja), surat dinas/surat resmi (surat
undangan, permohonan, nota dinas,
pengumuman, perizinan, edaran, dan
penolakan), surat niaga (surat
penawaran, jual beli, sewa menyewa,
perjanjian kontrak, surat kuasa,
pengaduan dan keluhan) dengan
memperhatikan
– isi surat
– sistematika surat
– bahasa surat (tidak taksa makna,
kalimat efektif, komunikatif,
cermat, dan santun)• Membuat berbagai
laporan ilmiah
sederhana seperti hasil wawancara,
peristiwa atau kegiatan, perjalanan,
hasil penelitian, hasil seminar atau
diskusi dengan memperhatikan
– isi
– sistematika
– bahasa laporan (pilihan kata,
bentuk kata, dan ungkapan)
– catatan hasil rapat
3. Mengapresiasi seni berbahasa
seperti iklan, lirik lagu, dan karya
sastra (teks prosa, puisi, dan
drama)
• Mengapresiasi seni berbahasa karya
nonsastra (iklan, poster, dan lirik
lagu) dan karya sastra (puisi dan
prosa), mencakup
– isi iklan/poster/lirik lagu
– peribahasa
– unsur intrinsik puisi (tema,
amanat, majas, dan makna
lambang/kias, dan irama)
– unsur intrinsik prosa (tema, alur,
latar, penokohan/perwtakan,
amanat, majas, dan sudut
pandang)
– unsur intrinsik drama (tema, alur,
amanat, latar, perwatakan, dan
konflik)
– unsur ekstrinsik karya sastra

Cara Mematikan Komputer/PC/Laptop Anda yang Benar

•September 16, 2008 • Leave a Comment

Untuk mematikan komputer atau laptop anda sebaiknya jangan langsung mencabut listrik yang terhubung pada komputer, karena dapat mengakibatkan kerusakan pada hard disk anda dan tidak menutup kemungkinan dapat merusak komponen lainnya. Dengan melakukan shutdown komputer anda dengan benar dapat memberi kesempatan pada komputer untuk menyimpan setting komputer anda yang berguna untuk booting dan konfigurasi komputer. Di samping itu shut down akan mempersiapkan seluruh software dan hardware yang ada pada komputer anda untuk dimatikan, sehingga tidak akan menimbulkan masalah jika dinyalakan kembali.

Cara yang tepat mematikan komputer anda. Mungkin ini sudah diketahui oleh 99.99% user komputer di Indonesia, namun tidak ada salahnya berbagi ilmu pada yang membutuhkannya.
1. Klik “Start” atau bisa juga memencet tombol gambar logo windows pada keyboard anda.
2. Pilih “Turn Off Computer”
3. Pilih “Shut Down” Atau “Turn Off Computer”
4. Lalu pilih “OK” jika tidak diproses secara otomatis

Tambahan :
Restart adalah untuk booting ulang komputer anda tanpa mati terlebih dahulu, karena langsung menyala kembali dan menjalankan os.
Hibernate adalah untuk mematikan komputer dengan setting program atau software tidak berubah. jadi program yang masih terbuka sebelum hibernasi akan tetap kembali di posisi masing-masing ketika dinyalakan kembali.
Restart to dos adalah untuk menjalankan command prompt dos secara independent tanpa campur tangan windows.
Stand By adalah untuk mematikan sementara komputer tanpa mematikan harddisk. lebih ringan daripada hibernate.

Cara Berpindah Program di windows

•September 16, 2008 • Leave a Comment

Anda dapat merubah dari suatu program ke program lainnya yang sedang anda jalankan dengan menggunakan kombinasi tombol Alt+Tab pada keyboard anda (tahan tombol alt dulu baru pencet Tab). Dengan kombinasi tombol tersebut maka anda akan berpindah dari suatu program ke program lainnya yang sedang aktif di taskbar. Fungsi tersebut akan sangat membantu anda mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan pemindahan dari suatu program ke program, misalnya dari microsoft excel ke Microsoft Word.

Misalnya anda menggunakan beberapa program. Maka dengan menggunakan Alt+Tab sekali saja (lalu tombol Alt dan Tab dilepas) maka anda akan berpindah dari satu program ke program lainnya.